- Senin, 6 Maret 2017
500 PERSONEL POLRESTA PADANG LAKUKAN TES URINE
Padang(Minangsatu) - Sebanyak 500 personel Polresta Padang, Sumatera Barat, menjalani pemeriksaan urine secara mendadak sebagai upaya kepolisian mengetahui ada atau tidak di antara mereka yang mengonsumsi narkoba.
"Tahap pertama kami melakukan tes mendadak terhadap 500 personel," kata Kapolresta Padang Kombes Pol Chairul Aziz di Padang, Senin.
Ia mengatakan, sebagai instansi penegak hukum yang bertugas untuk melakukan penindakan dan pemberantasan narkoba, kepolisian harus terlebih dahulu melakukan pembersihan dari narkoba tersebut.
Selain itu pemeriksaan urine secara mendadak tersebut juga sebagai bentuk evaluasi bagi personel Polresta Padang. Apalagi, selama ini pihaknya terus melakukan penangkapan terhadap para pelaku narkoba.
Sebagai institusi penegak hukum pihaknya harus bersih terlebih dahulu dari penyalahgunaan narkoba.
"Jika tidak bersih dari kita sendiri, tentu upaya pemberantasan di lingkungan masyarakat tidak akan berhasil," katanya.
Hasil sementara tes urine terhadap jajaran Polresta Padang tersebut tidak ada yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
Meski demikian Polresta Padang terus melakukan upaya pencegahan terhadap seluruh personel agar tidak terlibat dalam peredaran narkoba tersebut.
Semua telah diperiksa, termasuk dirinya sebagai Kapolresta Padang juga dites urine, begitupun pejabat utama lainnya dan dinyatakan negatif.(ing)
Editor :
Tag :#Pemkopadang
Baca Juga Informasi Terbaru MinangSatu di Google News
Ingin Mendapatkan Update Berita Terkini, Ayu Bergabung di Channel Minangsatu.com
-
OKNUM ANGGOTA DPRD SUMBAR JADI DPO KASUS DUGAAN KREDIT BERMASALAH RP34 MILIAR
-
KISRUH RAZIA DUBALANG & SATPOL PP, PENGELOLA KAFE TEMPUH JALUR HUKUM DI POLRESTA PADANG
-
BANK NAGARI HIMBAU NASABAH WASPADA AKUN PALSU DAN MODUS PENIPUAN BERKEDOK UNDIAN
-
WAGUB VASKO : PEMPROV SUMBAR AKAN TERUS MENDUKUNG PEMBINAAN DI LAPAS
-
PENGURUS KONI SUMBAR LAPORKAN OKNUM PELAKU PENYEGELAN KANTOR KONI KE POLISI
-
RUMAH GADANG MAU DIPUGAR, BANYAK YANG AMBRUK
-
SURAT KEPADA NAHKODA SUMBAR, YANG BAHTERANYA KOYAK DI HANTAM GALODO
-
DUA JALAN KEBIJAKAN KOPI: INDONESIA DAN ETHIOPIA DI PERSIMPANGAN STRATEGI
-
ROSITA MEDINA, BUNDO KANDUANG DI RANTAU PUNYA TANGGUNGJAWAB MORAL
-
MAKNA KETIDAKHADIRAN PRESIDEN DI HPN 2026 BANTEN